Sabtu, 14 Juni 2014

IBU - Perempuan - dan Tangisan (paling awal dan paling terakhir)

kali ini aku ingin berbagi mengenai makhluk yang paling disayangi oleh Allah...ya..perempuan

mengapa perempuan? karena jelas, hanya ada pada tubuh perempuanlah, satu nama Allah, yang dengan cuma-cuma disematkanNya pada bagian tersebut. RAHIM. selanjutnya, karena perintah untuk menaati orang tua adalah ibu, ibu, ibu, abu ayah. dan masih banyak lagi alasan yang menunjukkan bagaimana Allah SWT begitu menyayangi makhluknya yang bernama perempuan. (maaf, kemampuan dan ilmu tentang agama yang dimiliki penulis tidaklah banyak, untuk lebih kelasnya, bisa bertanya langsung kepada ahli agama seperti ustadz atau ustadzah, atau membaca buku. lebih bagus lagi langsung baca di Al-Qur'an ya :) )

.............................................................................................................

sudah hampir seminggu mamaku sakit. badannya demam, selalu berkeringat tetapi dingin. asmanya kambuh, dan mama selalu bilang kepalanya sakit seperti ada orang yang menghantam kepala belakannya tersebut dengan batu berkali-kali. Setiap mamaku batuk atau bersin, kepalanya akan terasa sakit.

kondisi ini, membuatku akhirnya membawa mama ke dokter. dokter akhirnya memberi anti biotik. yang menjadi masalah berikutnya, penyakit mag mamaku kronis. obat mag yang diberikan dokter tidak mempan. berkali-kali mama muntah begitu bubur dimakan.

sejak saat itulah, aku tidak lagi berstatus pengangguran. dari pagi sampai malam, rumah adalah tanggung jawabku. dan saat-saat itu menjadi momen yang sangat mengahru biru.

beberapakali, setiap habis dibuatkan bubur, mama mngucapkan kalimat "la, kerjaan rumah nggak usah diliat", "makasih ya", "jangan cape-cape". dan yang aku lakukan hanya tersenyum.

setiap selesai mengerjakan satu pekerjaan rumah, aku selalu teringat perkataan papa. "healthy mom, healthy family". aku baru menyadarinya sekarang. ya, saat seorang istri atau ibu sehat, maka satu keluarga itu akan terjamin.

aku merasakan sekarang bagaimana setiap harinya mama harus bisa menangani segala macam hal yang ada di rumah, bahkan semua hal yang di alami anak-anak atau suaminya di luar. mama adalah bukti dari itu semua.

saat aku merasa lelah dan penat dengan semua yang harus aku kerjakan, aku hanya bisa menangis, kesal. padahal seharusnya aku bisa berpikir, suatu saat nanti akupun akan menjadi seorang istri dan ibu, apakah aku harus selalu secengeng ini?

"ma, apa ini yg selalu mama rasakan saat smua penat di dalam diri muncul?", "apa yang membuat mama begitu kuat?", "tidakkah mama lelah?". setelah hampir seminggu bergelut dengan pekerjaan yang sama, barulah aku mengerti. mengapa tanpa sengaja aku mendengar suara tangisan dan isakan mama dari dalam kamar. tidak, aku tidak mungkin mengganggu nya dengan kedatanganku ke kamarnya yang tiba-tiba.

tangisan. menangis. ternyata mamaku juga menangis. mengadukan semuanya pada Allah. airmatanya adalah bukti bagaimana ia begitu penyayang dan penuh cinta. air matanya adalah bukti kekuatannya. airmatanya adalah bukti keteguhannya. airmatanya adalah bukti bahwa di duna yang senyata-nyatanya, ia dipaksa untuk tidak menunjukkan kelelahannya di depan anak-anak, suami atau orang-orang disekitarnya. airmatanya adalah bukti bagaimana ia hanya mampu mempersembahkan aduan permasalahannya kepada sang Khalik.

dan sekarang akupun begitu. entah kenapa, aku tak selalu bisa menunjukkan airmata ini di depan mama. waktu kecil sampai remaja, saat aku merasa kesal atau marah kepada teman, aku bisa saja menunjukkan tangisanku di depannya. tapi kali ini tidak. aku hanya bisa menangis di saat sujud-sujud ku persembahkan. aku hanya bisa menangis dalam diam. aku cuma bisa tersenyum di depan semua orang. mungkinkah Allah sedang melatihku untuk siap menghadapi perubahan statusku nanti sebagai istri dan ibu? ya, mungkin saja.

Ibu....bagiku engkau adalah dunia, yang tidak aku perlukan lagi yang lainnya, selain engkau selalu ada untukku...

........................................................................................................

akhirul kalam

perempuan itu adalah seseorang yang harus selalu paling pertama kuat, yang paling pertama sehat, yang paling pertama siap, yang paling pertama sigap, namun perempuan adalah seseorang yang harus paling akhir bertahan dalam kondisi apapun.



-farfalla-

for you Mom...i love you so much...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar