Sabtu, 14 Januari 2012

Menabung Pelangi #1

Namaku Della. Aku anak pertama dari tiga bersaudara. Banyak yang bilang aku anak yang manis (pamer ^^). Tapi aku lebih senang seperti itu. Aku baca dari buku, jika seseorang dipuji dan menyangkal, berarti sebenarnya ia meminta untuk lebih dipuji lagi, hahaha. Itu dari buku yang aku baca loh. Aku anak yang periang. Tapi lumayan cengeng juga. Orang-orang terdekatku terbiasa menyebutku moody. Aku suka banget sama coklat, es krim, dan semua makanan yang manis-manis, intinya aku suka makan. Tapi banyak yang nggak percaya, karena badanku kecil, mungil bin kurus. Hobby ku nyanyi dan nulis. Buku harianku ada banyak. Aku sekarang kelas dua SMA dan aku punya banyak teman. Bagaimana dengan sahabat? hhm..aku suit mempunyai sahabat. Karena aku memang cendrung berhati-hati untuk urusan yang begituan. Mungkin suatu saat aku bisa menemukan arti dari kata sahabat itu. 

* * *

Namanya Ryki. Sebenarnya kami satu SMP dulunya. Tapi kami tidak sekelas. Hanya tahu bahwa ia teman satu SMPku dan ternyata kami sekarang satu SMA pula. Anak laki-laki yang ku tahu dia anak baik-baik. Badanya berisi. Tidak terlalu tinggi, tapi tidak pendek juga. Kulitnya putih dan yang aku suka, dia punya bibir yang merah. Suatu pemandangan yang jarang sekali kulihat akhir-akhir ini. Kebanyakan anak laki-laki kan merokok. Jadi bibirnya terlihat gelap, kusam dan kering. Berbeda sekali dengannya. Di sekolah ini, dia yang pertamakali ku kenal. Ary anak laki-laki yang ramah, suka bercanda tapi masih sarat sekali dengan sopan santun. Well, dia anak yang tampan menurutku, mungkin bagi sebagian banyak orang juga.

* * * 

Anak laki-laki yang satu ini aktif dan ramah, tapi terkadang terlihat aneh. Itu kesan pertama yang ku tangkap darinya. Namanya Adi. Dilihat dari luar, cukup menakutkan, haha. Tapi setelah tahu, ternyata dia anak yang perhatian dan suka bercanda. Walau terkadang, candaannya garing. Kulit Adi awo matang sama sepertiku. Anak yang santai dan bisa diajak buat jadi tempat curhat. Adi suka olahraga dan pintar berolahraga. Kesanku padanya, dia anak yang baik tentunya.

* * *

Aku terkejut, di sekolah yang tergolong tempat anak-anak gaol zaman sekarang, ternyata masih ada anak yang punya prinsip kuat. Khususnya dalam agama. Apalagi ternyata dia satu angkatan denganku yang bisa dikatakan siswa baru di SMA ini. Dan prinsipnya tidak berubah. Namanya Salman. Dia anak yang pendiam dan cendrung introvert. Tak banyak bicara dan lebih senang bicara seperlunya dan jika hanya dia ditanya saja. Kesan pertamaku, dia anak laki-laki yang mungkin punya dunianya sendiri. Tubuhnya berisi dan cukup tinggi. Jika dilihat sekilas, dia terlihat seperti anak yang hobinya berkencan dengan buku ilmiah dan memecahkan rumus-rumus sulit, prasangka itu dapat timbul karena dia identik dengan kacamatanya. Dia juga sering disebut "si alim" atau "pak ustad" oleh teman-temanku. Tapi, aku tahu dia anak yang baik.

* * *

Yang satu ini, anak laki-laki dengan tubuh mungil dan kurus sama seperti aku. Model rambut klimis dan baju yang selalu rapih. Kesan pertama melihatnya, dia seperti anak mami. Tapi ternyata, kapasitas otaknya cukup mengagumkan. Dia suka sekali dengan matematika. Dia teman dekatnya Adi. Namanya Raka. Aku sering menyebut dia dan Ryki anak kembar. Raka anak yang sama sepertiku, heboh dan aktif. Dia anak yang jahil dan usil. Karena sikapnya yang manis dan perhatian, banyak anak perempuan di sekolah yang dekat dengannya. Raka termasuk anak yang pandai bergaul.

* * *




ini kami....coba tebak, kecuali aku kali ya...yang tengah pastinya ^^

Tidak ada komentar:

Posting Komentar