Minggu, 15 Januari 2012

Agar aku jadi yang terindah di hatimu

tanah basah yang sekarang mengering
menari terhempas angin
bagai dandelion yang mencari arah
sangat menusuk jika ku hirup
sesak hingga paru-paru ini mengerut

lalu ku tatap mega orna
yang menyuakan ode-ode pada yang Maha
terik menembus pupil ku
skit hingga mengernyit dahi

ku langkah pasti
menuju satu hari dimana
ku yakin semua berseri
memberi rona
bagai pelangi yang melengkung pasti

ku buka peti
lihat mawar merah muda yang tersimpan manis di sudut hati
tertidur dengan senyum kembang
bagai putri yang bermanja di peraduan

saat sudah ku tatap
ku tutup kembali peti dan ku kunci rapat
......................................................................................................................
sakit ku tak mampu lepas
ku ingin berlari mengejar yang sudah ada di depan
tapi bagaimana?
jika mawar itu sekarang membusuk bau
dalam peti tua
lubang kunci sudah demikian berkarat
kunci hilang tak tahu kusimpan dimana
engsel menngeras sulit membelok
.....................................................................................................................
ku ingat kembali kunci
namun percuma
telah hilang bersama derasnya air mata
juga pedihku
.......................................................................................................................
padahal,ku ingin seperti judul itu


senja kelabu/kamar cinta/2009
[maaf untuk yang tersayang]

Tidak ada komentar:

Posting Komentar