Senin, 16 Januari 2012

"cerita ANGIN"


Angin baru saja beranjak pergi dari kamarku
Menitipkan cerita yang ia dongengkan sebelum aku terlelap
Tentang langkah tua yang tertatih
Tentang nyanyian lirih

Aku terdiam sejenak
Lalu kutanya pada angin
"sepertinya sudah renta, siapakah yang engkau maksud?"

Angin tersenyum lalu berputar-putar
Menari dengan bebas dan berlari di sekitar pandangku
Kemudian ia menangis

Aku mengusap air matanya
"mengapa engkau menangis?"

Angin tersenyum kembali
Sebelum beranjak meninggalkanku
"cepat kembalilah memeluk sang Maha"

Aku menangis
Ya...terasa bahwa aku telah jauh pergi dari cinta-Nya


-laylanmardhatillah-
*rindu bermunajat pada-Mu ya Rabb*

16 januari 2011

Minggu, 15 Januari 2012

Agar aku jadi yang terindah di hatimu

tanah basah yang sekarang mengering
menari terhempas angin
bagai dandelion yang mencari arah
sangat menusuk jika ku hirup
sesak hingga paru-paru ini mengerut

lalu ku tatap mega orna
yang menyuakan ode-ode pada yang Maha
terik menembus pupil ku
skit hingga mengernyit dahi

ku langkah pasti
menuju satu hari dimana
ku yakin semua berseri
memberi rona
bagai pelangi yang melengkung pasti

ku buka peti
lihat mawar merah muda yang tersimpan manis di sudut hati
tertidur dengan senyum kembang
bagai putri yang bermanja di peraduan

saat sudah ku tatap
ku tutup kembali peti dan ku kunci rapat
......................................................................................................................
sakit ku tak mampu lepas
ku ingin berlari mengejar yang sudah ada di depan
tapi bagaimana?
jika mawar itu sekarang membusuk bau
dalam peti tua
lubang kunci sudah demikian berkarat
kunci hilang tak tahu kusimpan dimana
engsel menngeras sulit membelok
.....................................................................................................................
ku ingat kembali kunci
namun percuma
telah hilang bersama derasnya air mata
juga pedihku
.......................................................................................................................
padahal,ku ingin seperti judul itu


senja kelabu/kamar cinta/2009
[maaf untuk yang tersayang]

Seberkas Rindu pada-Mu


ada seberkas rasa rindu
ketika jemari ini meraih surat-Mu
membukanya perlahan
lalu dengan terbata dan pelan
mulai ku sua kan kata per kata

ada seberkas rasa rindu
ketika ku ingat
betapa aku mulai menjauh dari-Mu

*belenggukan kembali hati dan raga ini dengan cinta-Mu ya Rabb
agar aku tak mampu berlari selain mendekat pada-Mu*

-laylanmardhatillah-
03 maret 2011

.......??????.........

ingin ku mulai menggumamkan sebuah lagu...
agar jemari kecil ini kembali menari
membuat sebuah kalimat warna-warni

buntu yang aku temukan

mengapa akhir-akhir ini
sulit sekali ku temukan sebuah cerita
yang biasanya menemaniku membuat sebuah catatan jingga..??

-laylanmardhatillah-
05 juni 2011

Sabtu, 14 Januari 2012

Menabung Pelangi #1

Namaku Della. Aku anak pertama dari tiga bersaudara. Banyak yang bilang aku anak yang manis (pamer ^^). Tapi aku lebih senang seperti itu. Aku baca dari buku, jika seseorang dipuji dan menyangkal, berarti sebenarnya ia meminta untuk lebih dipuji lagi, hahaha. Itu dari buku yang aku baca loh. Aku anak yang periang. Tapi lumayan cengeng juga. Orang-orang terdekatku terbiasa menyebutku moody. Aku suka banget sama coklat, es krim, dan semua makanan yang manis-manis, intinya aku suka makan. Tapi banyak yang nggak percaya, karena badanku kecil, mungil bin kurus. Hobby ku nyanyi dan nulis. Buku harianku ada banyak. Aku sekarang kelas dua SMA dan aku punya banyak teman. Bagaimana dengan sahabat? hhm..aku suit mempunyai sahabat. Karena aku memang cendrung berhati-hati untuk urusan yang begituan. Mungkin suatu saat aku bisa menemukan arti dari kata sahabat itu. 

* * *

Namanya Ryki. Sebenarnya kami satu SMP dulunya. Tapi kami tidak sekelas. Hanya tahu bahwa ia teman satu SMPku dan ternyata kami sekarang satu SMA pula. Anak laki-laki yang ku tahu dia anak baik-baik. Badanya berisi. Tidak terlalu tinggi, tapi tidak pendek juga. Kulitnya putih dan yang aku suka, dia punya bibir yang merah. Suatu pemandangan yang jarang sekali kulihat akhir-akhir ini. Kebanyakan anak laki-laki kan merokok. Jadi bibirnya terlihat gelap, kusam dan kering. Berbeda sekali dengannya. Di sekolah ini, dia yang pertamakali ku kenal. Ary anak laki-laki yang ramah, suka bercanda tapi masih sarat sekali dengan sopan santun. Well, dia anak yang tampan menurutku, mungkin bagi sebagian banyak orang juga.

* * * 

Anak laki-laki yang satu ini aktif dan ramah, tapi terkadang terlihat aneh. Itu kesan pertama yang ku tangkap darinya. Namanya Adi. Dilihat dari luar, cukup menakutkan, haha. Tapi setelah tahu, ternyata dia anak yang perhatian dan suka bercanda. Walau terkadang, candaannya garing. Kulit Adi awo matang sama sepertiku. Anak yang santai dan bisa diajak buat jadi tempat curhat. Adi suka olahraga dan pintar berolahraga. Kesanku padanya, dia anak yang baik tentunya.

* * *

Aku terkejut, di sekolah yang tergolong tempat anak-anak gaol zaman sekarang, ternyata masih ada anak yang punya prinsip kuat. Khususnya dalam agama. Apalagi ternyata dia satu angkatan denganku yang bisa dikatakan siswa baru di SMA ini. Dan prinsipnya tidak berubah. Namanya Salman. Dia anak yang pendiam dan cendrung introvert. Tak banyak bicara dan lebih senang bicara seperlunya dan jika hanya dia ditanya saja. Kesan pertamaku, dia anak laki-laki yang mungkin punya dunianya sendiri. Tubuhnya berisi dan cukup tinggi. Jika dilihat sekilas, dia terlihat seperti anak yang hobinya berkencan dengan buku ilmiah dan memecahkan rumus-rumus sulit, prasangka itu dapat timbul karena dia identik dengan kacamatanya. Dia juga sering disebut "si alim" atau "pak ustad" oleh teman-temanku. Tapi, aku tahu dia anak yang baik.

* * *

Yang satu ini, anak laki-laki dengan tubuh mungil dan kurus sama seperti aku. Model rambut klimis dan baju yang selalu rapih. Kesan pertama melihatnya, dia seperti anak mami. Tapi ternyata, kapasitas otaknya cukup mengagumkan. Dia suka sekali dengan matematika. Dia teman dekatnya Adi. Namanya Raka. Aku sering menyebut dia dan Ryki anak kembar. Raka anak yang sama sepertiku, heboh dan aktif. Dia anak yang jahil dan usil. Karena sikapnya yang manis dan perhatian, banyak anak perempuan di sekolah yang dekat dengannya. Raka termasuk anak yang pandai bergaul.

* * *




ini kami....coba tebak, kecuali aku kali ya...yang tengah pastinya ^^

Selasa, 10 Januari 2012

Our destiny guys..

Ada yang lari-lari di pikiran aku. Tapi yang jelas itu bukan kamu ya..! (biasanya kata-kata gombal gambel kan gitu). Dari pagi, pikirang yang harusnya konsen buat ujian, malah nggak jelas mikirin apa. Bawaannya sensi setengah mati. Hari ini tuh rasanya asem, kecut tapi ada kejut-kejut kayak sodanya juga. Apaan tuh ya..?

Setelah melewati hari ini dengan soal-soal ujian, dan membuka laptop, ada yang menggelitik. Tiba-tiba pengen banget buka folder "Col_Caz" dan melihat kembali memori-memori itu.

Astagfirullaahaladzim....
Baru tersadar...hari ini tanggal 10 januari kan ya....??
Cepat-cepat ku ambil Ha-Pe. Mmmm....nanti dulu aja deh sms nya. Beberapa menit kemudian, ada sms masuk dan....jeng jeng jeng jeng....sahabat ku mendahuluiku mengucapkan selamat hari persahabatan kami..
Ada nyeselnya juga...tapi, yasudahlahya...toh siapa yang duluan, nggak penting juga ^^

Happy Col_Caz Day...kapan ya perayaannya ? sayangnya masih dalam waktu-waktu sibuk. Semoga ada waktu...karna aku kangen kalian ber-empat ^^


-layanmardhatillah-
memperingati 5 tahun persahabatan kita sahabat..
miss you so much
10 januari 2012

Senin, 09 Januari 2012

SEBUAH AWAL...

Ada yang tak pernah mampu ku bentuk. Dari sekian banyak kehendak yang terkadang sering sekali ku paksakan, baru kali ini aku sadar, betapa Tuhan itu sangat berkuasa. Aku lelah sekarang. Mencari suatu bentuk yang bahkan tak pernah ada wujudnya. Hanya ilusi.
Dan kali ini aku terpaku cukup lama di pinggir bingkai empat memandang awan yang berkerumun kelabu juga tetes-tetes air yang semakin lama semakin menggenang.
Tuhan...andai aku mampu...sudah ku bungkam semua ini dan ku tinggalkan saja di belakang tanpa harus ku toleh dan kureguk lagi...tapi nyatanya, ini semua mengapa sakit...
Mungkinkah aku belum berdiri seutuhnya? ataukah ego ini yang tak juga merendah?
Aku mengambil selimutku. Sambil tetap memandang awan yang juga tetap kelabu, aku menikmati sore ini dengan belaian angin yang kurasa membawaku ke masa, dimana tak pernah ada bayang perak, jingga, kelabu dan lainnya....yang ada hanya merah muda...!!!


-laylanmardhatillah-
09 januari 2012

Jumat, 06 Januari 2012

sama




Dan...ketika senja itu datang...ia tak juga tersadar akan bayang yang terus ia ciptakan....sudah cukup kau pusingkan pikiranmu itu dengan sejuta harapan tinggi itu Fay....
Dan terlihat...kali ini Faya kembali bergumam sendiri di tengah senja yang tetap terlihat sama...lagi.

aku yang sangat ingin menghancurkan hidupmu itu..

" berjanjilah kau akan hidup bahagia..karena jika kau tidak bahagia, aku pun tidak akan pernah bahagia.."

menohok..

dulu sekali..aku selalu berfikir..kebahagiaanku adalah ketika apa yang aku inginkan itu bisa aku dapatkan..
aku baru mengerti sekarang..ada satu perasaan yang aneh ketika aku apat melihat raut bahagia yang terpancar dari mereka yang ku sayang..

ada satu simpul senyum yang sealu ku sunggingkan ketika mereka yang ku sayang itu juga ikut tersenyum..

berlebihankah?
aku rasa tidak..

terlalu melankolis?
segitu sempitnyakah pemikiran yang terlintas?

walau akhirnya aku tau dengan pasti...kebahagiaanku tidaklah berarti..
kebahagiaanku tidaklah bernilai..
bagi mu..
ya kan..

tak perlu gusar..aku tak marah..

aku hanya sedikit menghela nafas dan akhirnya keluar juga senyum getir dan pahit ini..

aku tau..tidak ada artinya hadirku ini kan..
tak usah kaget..
itu yang hati kecilku ini rasakan..

tapi apapun yang aku hadapi..
yang paling aku inginkan adalah membenamkanmu pada satu tempat hampa udara yang tak bemassa dan entah berada di dimensi mana..

aku ingin membakar purnama itu
aku ingin meleburkan bulan itu..
aku ingin menghempas malam itu..

kenapa?sarkatis?
biasa saja yang ku rasa..

kau justru lebih sarkatis dari yang kau sadar..

aku lelah TUHAN..
aku lelah..

bolehkah aku hancurkan dia?
seperti saat ia membenamku dan membunuh senyumku
yang tak pernah bisa aku temukan lagi keberadaannya

luka ini menginfeksi semakin ngeri..

membusukkan otot-otot pelangiku
mengubahnya semakin kelabu bahkan menghitam bau..

bolehkah TUHAN?
aku ingin tak peduli...tapi..
apa mampuku?
yang ku bisa hanya termangu menunggu waktu..

bodohnya aku..

aku berikrar pada diriku sendiri
aku manusia yang baru..
Gadis kecil cengeng yang akan membuktikan bahwa aku sanggup BERTAHAN
Gadis kecil manja yang akan membuktikan bahwa aku KUAT
Gadis kecil lemah yang akan membuktikan bahwa aku TEGAR
Gadis kecil yang dulu kau benam dalam perih
yang akan mengajarkanmu cara memahami arti luka dan airmata ini
sampai kau juga akan merasakannya...bagaimana sakit ini...

maafkan aku yang sangat ingin menghancurkan hidupmu itu..

karena kamu tidak pernah berfikir tentang arti kalimat pertama yang ku tulis di catatan ini..

-laylanmardhatillah-
23 Desember 2009

Bilakah...?

saat kicau burung mengirim pesan pada kabut basah
aku tersenyum lalu menari menggapai angin
sedikit berbisik, aku titip salam kasih padanya
berharap ia bawakan padamu

tentang rindu yang tak jua menepi di ujung senja
pun senja berikutnya

: lalu bertanya kembali
" bilakah kita sulam kata dan bahasa hati itu bersama?
dalam keselarasan simfoni? " :

-laylanmardhatillah-
9 januari 2010

Letihku...keparat !

jika ini belum juga cukup untuk dimengerti:

bola kristal yg sedang ku bersihkan
dengan penuh cinta dn kehati-hatian
kau pinta..!!!
lalu kau berjanji akan menjaganya dengan baik

aku berikan
ku letakkan ia di atas kedua telapak tanganmu yg menengadah
tapi kenapa kemudian kau lepas?

RETAK..!!!

bola kristalku utuh..namun rapuh
kecewa sempat ku berikan bola itu padamu

kau kembali..??
meminta bola itu untuk ke dua kali
meyakinkan bahwa kali ini tak kan kau biarkan lepas lagi

kau tau..?? aku ragu..

pintar sekali kau akhirnya mampu menekuk lututku
membuat aku tak berkutik
anggukan kepalaku seolah tanda kemenanganmu

ku akui...BODOH..!!!
sebuah keputusan yg hingga detik ini mampu membuatku geram sendiri

kau memang memegangnya erat
kau mampu mengangkat bola itu
tinggi sekali...dengan kedua tanganmu

KEPARAT..!!!
saat ku tau
kau hempaskan bola kristalku dari tempat tinggi itu

bola kristalku sudah pecah
berhambur menjadi serpihan-serpihan
yg bahkan aku sendiri tak mampu melihatnya

dan saat gumpalan yg menyerpih itu ku raih
ingin ku kumpulkan kembali
lalu ku susun mnjadi satu bentuk bola kristal yg baru lagi
dengan senyum miris ku tau
kau disana telah meminta bola kristal baru

sedang luka yg menginfeksi disini terlalu letih
untuk memulai menatanya kembali

TUNGGU DULU...!!!!

aku tak serapuh itu...

bahkan tanpa kau sadari...aku jauh bermetamorfosis diri

TANPA MU...AKU MAMPU..!!!
karna ku tau...
jika saatnya tiba, akan datang
SESEORANG
yg membantuku mengumpulkan serpihan-serpihan itu
lalu bersama membentuk satu bola kristalku yg baru..

-laylanmardhatillah-
14 Desember 2010

Catatan Kecil Tentang Jingga

saat itu, sedikit remang jingga mengintip masuk lewat celah di jendela kamarku
jingga...
menghela nafas, lalu aku tersenyum getir sambil menyingkap selimut
dengan sedikit langkah gontai, aku beranjak ke depan cermin
kembali aku menatap jingga itu..
Tuhan..aku tidak ingat kapan terakhir kali aku disibukkan oleh warna itu
jingga..
sudahlah..
aku cubit pipiku sedikit keras..
berharap ini mimpi dan aku bisa terbangun kembali..
lagi-lagi aku tersenyum..
gila..jelas saja..ini bukan mimpi..
bangun LaLa..!!
aku pandangi seluruh isi kamar..
sepertinya perlu sedikit sentuhan merah muda
agar suasana tidak kecut seperti jingga..
hahaha..
kali ini aku tertawa..
karena memang jingga bagiku tidak pernah ada..


-laylanmardhatillah-
4 Februari 2011

Binar mu...Sahabat

binarmu, sahabat...
mengingatkan ku tentang tawa menggema
kita sua-kan sambil menari dan berlari

binarmu, sahabat...
mengingatkan ku tentang air mata
kita tumpahkan sambil terdiam tanpa bergumam

binarmu pula sahabat...
mengingatkan ku tentang amarah mengembara
kita luapkan sambil teriak melepas sesak

kau tahu...
aku ingin kembali ke masa itu
dimana dunia milik kita
dan kita genggam bersama

kita tumbuh seiring waktu
namun binarmu, sahabat...
yg meyakinkanku kau tetap pelangi kecilku..



*laylanmardhatillah*
15 Februari 2011